Senin, 03 Desember 2012

Perubahan Uang Rp. 1000 (Seribu) Dari Tahun ke Tahun

Indonesia merupakan negara yang besar. Indonesia mempunyai mata uang yang terbilang menarik. Mata uang pertama yang dimiliki Republik Indonesia setelah merdeka adalah Oeang Republik Indonesia atau ORI. Berikut ini ada beberapa gambar uang seribu rupiah (Rp. 1000,-) yang pernah menjadi alat tukar yang sah di Indonesia. Corak yang menghiasi uang tersebut merupakan sejarah Indonesia yang telah bermetamorfosa dari tahun ke tahun.

Pemerintah memandang perlu untuk mengeluarkan uang sendiri yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah tapi juga sebagai lambang utama negara merdeka. Sampai sekarang mata uang Indonesia sudah terdiri dari bermacam-macam bentuk dan jenisnya.

Mata uangnya pun sering mengalami perubahan dan pergantian. Uang seribu rupiah pun juga sudah mengalami perubahan dan pergantian berulang kali dari tahun ke tahun. Berikut model dan desain mata uang Indonesia dari tahun 1952 sampai 2010:
 

Uang Rp 1000,00 Tahun 1952

Uang Rp 1000,00 Tahun 1958

Uang Rp 1000,00 Tahun 1959

Uang Rp 1000,00 Tahun 1960

Uang Rp 1000,00 Tahun 1968

Uang Rp 1000,00 Tahun 1975

Uang Rp 1000,00 Tahun 1980

Uang Rp 1000,00 Tahun 1987

Uang Rp 1000,00 Tahun 1992

Uang Rp 1000,00 Tahun 2000-Sekarang

Gimana saobat nomor2?? Bagus yang dulu apa sekarang ya coraknya??

Sumber :

6 komentar:

  1. Gambarnya bagus yg dulu tp warnanya bagus sekarang, zaman dulu uang segitu udah bisa utk beli kambing sedangkan jika mau dipecah 500 rupiah terpaksa digunting separo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo sekarang mah bisa jadi ajang kesenian kayak di artikel populer (uang 1000 dibikin lucu).

      Iya dulu Jaman Bung Karno denger2 ada kekurangan mata uang. Berakibat pecahan Rp. 5,- keatas digunting separuh supaya ada kembalian.. Menteri keuangannya kalo gak salah namanya "Gunting Syarifudin" pantesan aja digunting.. ^^

      Hapus
  2. Dulu saat masih kecil pernah nemu celengan tabungan entah milik bpk atau milik kakek isinya puluhan uang logam kuno kubuat mainan gak tau kalau ternyata sekarang jadi barang mahal diburu kolektor, udah hilang semua utk mainan (maklum anak kecil selesai main gak disimpan). Ngomongin koleksi, dulu bpk sering ngumpulin selongsong peluru kadang jg bekas granat yg tersebar dimana2 tapi ketahuan kakek akhirnya semua disita dan dibuang karena jika ketauan Belanda bisa dianggap seorang pejuang yg umumnya jika ditangkap lalu ditembak dan mayatnya dibuang ke sungai kemudian masyarakat yg menguburnya yg masih tersisa tinggal bekas rel kereta api dipakai utk tiang rumah. Setiap perayaan tahun baru yg penuh pesta kembang api mengingatkan masa kecil bpk menikmati suasana pertempuran dimalam hari dari kejauhan seperti pesta kembang api (justru jadi hiburan anak yg menyenangkan kala itu)paginya rame2 mendatangi lokasi bekas pertempuran melihat dampak kerusakan sambil ngumpulin selongsongan peluru(ada tangki lokomotif yg bolong kena roket)tapi ada temen bpk yg jarinya putus kena ledakan karena mengambil bekas granat yg dikira udah gak aktif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di Jogja ya? Memang jogja itu kan kota sejarah, penuh dengan benda prasejarah yg ditimbun di tanah..

      Kalo memang nemu jangan kasih tau pemerintah entar rugi sendiri gak diberi royalti.. Tapi jangan lupa barang temuan harus dizakatkan bila hendak dipergunakan atau dijual..

      Hapus
  3. Senjata kakek untuk beraksi di medan pertempuran kurasa masih tersimpan digudang, sekarang udah berkarat: tombak dan pedang tapi gak punya senapan, seperti pendekar pada umumnya senjata yg dipakai ya seperti itu utk menyelinap dlm misi serangan rahasia dimalam hari lainnya mungkin pakai bintang (semacam shuriken seperti film Naruto) yg dilempar dg kecepatan tinggi mirip ninja shg lawan langsung roboh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benda2 seperti itu aku juga punya dirumah paman ibuku.. Seperti tombak gitu.. Udah korosi juga..

      Hapus

Terima kasih atas komentarnya:
1. Gunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung
2. Jangan pakai link aktif/ spam
3. Iklan boleh, tapi 1 kali saja :)