Sabtu, 16 Februari 2013

Sejarah: Masjid Jepang Yang Tak Hancur Saat Bom Amerika

Assalamualaikum wr.wb.
Kobe Mosque merupakan masjid pertama di Jepang. Masjid ini dibangun tahun 1928 di Nakayamate Dori, Chuo-ku. Kobe berarti gate of God atau gerbang Tuhan.

Tahun 1945, Jepang terlibat perang Dunia Kedua penyerangan Jepang atas pelabuhan Pearl Harbour di Amerika telah membuat pemerintah Amerika memutuskan untuk menjatuhkan bom atom pertama kali dalam sebuah peperangan.

Dan Jepang pun kalah. Dua kotanya, Nagasaki dan Hiroshima dibom Atom oleh Amerika. Saat itu, kota Kobe juga tidak ketinggalan menerima akibatnya. Boleh dibilang Kobe menjadi rata dengan tanah.

Ketika bangunan di sekitarnya hampir rata dengan tanah, Masjid Muslim Kobe tetap berdiri tegak. Masjid ini hanya mengalami keretakan pada dinding luar dan semua kaca jendelanya pecah. Bagian luar masjid menjadi agak hitam karena asap serangan bom. Tentara Jepang yang berlindung di basement masjid selamat dari ancaman bom, begitu juga dengan senjata-senjata yang disembunyikannya. Masjid ini kemudian menjadi tempat pengungsian korban perang.

Kondisi setelah perang

Mu'jizat yang nyata..

Berdiri kokoh saat yg lain ambruk..

Pemerintah Arab Saudi dan Kuwait menyumbang dana renovasi dalam jumlah yang besar. Kaca-kaca jendela yang pecah diganti dengan kaca-kaca jendela baru yang didatangkan langsung dari Jerman. Sebuah lampu hias baru digantungkan di tengah ruang shalat utama. Sistem pengatur suhu ruangan lalu dipasang di masjid ini.

Sekolah yang hancur akibat perang kembali direnovasi dan beberapa bangunan tambahan pun mulai dibangun. Umat Islam kembali menikmati kegiatan-kegiatan keagamaan mereka di Masjid Muslim Kobe.

Krisis keuangan sering menghampiri kas komite masjid. Pajak bangunan yang tinggi membuat komite masjid harus mengeluarkan cukup banyak biaya dari kasnya. Beruntung, banyak donatur yang siap memberikan uluran tangannya untuk menyelesaikan masalah keuangan pembangunan dan renovasi masjid ini. Donasinya bahkan bisa membuat Masjid Muslim Kobe menjadi semakin berkembang.

Kekokohan Masjid Kobe diuji lagi dengan Gempa Bumi paling dahsyat tahun 1995. Tepatnya pada pukul 05.46 Selasa, 17 Januari 1995. Gempa ini sebenarnya bukan hanya menimpa Kobe saja, tapi juga kawasan sekitarnya seperti South Hyogo, Hyogo-ken Nanbu dan lainnya.

Para ahli menyebutkan bahwa gempa itu disebabkan oleh tiga buah lempeng yang saling bertabrakan, yaitu lempeng Filipina, lempeng Pasifik, dan lempeng Eurasia.

Meski hanya berlangsung 20 detik, namun gempa ini memakan korban jiwa sebanyak 6.433 orang, yang sebagian besar merupakan penduduk kota Kobe. Selain itu gempa Kobe juga mengakibatkan kerusakan besar kota seluas 20 km dari pusat gempa.

Gempa bumi besar Hanshin-Awaji merupakan gempa bumi terburuk di Jepang sejak Gempa bumi besar Kanto 1923 yang menelan korban jiwa 140.000 orang.

Namun hingga kini masjid Kobe tetap berdiri kokoh dan tegak, seakan tidak tergoyahkan meski didera berbagai bencana. Semoga dakwah Islam di Jepang setegar masjid ini.

Masih ada sampai sekarang

Telah direovasi

Megah diantara minoritas muslim Jepang

Huruf kanji di gerbang

Masjid Kobe Jepang
Sumber:
http://mangga-sumping.blogspot.com/2012/07/mesjid-di-jepang-yang-utuh-setelah-di.html

13 komentar:

  1. Already follow..
    thanks for comment

    BalasHapus
  2. Info yang sangat bagus, merasa terharu dengan kekuasaan Allah. Subhanallah!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih ukhti Nurul, semoga artikel di atas membuat kita senantiasa sholat berjama'ah di Masjid

      Hapus
  3. .: Subhanallah, tanda2 Kebesaran Allah SWT yg nyata...^_^

    BalasHapus
  4. sebuah tanda kebesaran Allah SWT...
    selain mesjid tsb, ada juga sebuah Torii yg selamat sewaktu bom hiroshima dan tsunami 3 11 kmrin...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih2...

      Torii itu gerbang tradisional Jepang ya..

      Hapus
  5. yup bener :)
    biasa di kuil2 atw tempat yg di anggap keramat sm org2 jepang...

    BalasHapus
  6. kekuasan tuhan tak bisa dikalahkan oleh apapun yg ada di dunia ini/amiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener Mas Hendry, Makasih dah berkomentar ^^

      Hapus
  7. Wah.. Kalo kerja di Jepang (InsyaAllah) mampir ke Kobe aja dah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau impian saya doakan terwujud sob.. ^^

      Hapus

Terima kasih atas komentarnya:
1. Gunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung
2. Jangan pakai link aktif/ spam
3. Iklan boleh, tapi 1 kali saja :)