Jumat, 25 Januari 2013

Menyembuhkan Penyakit Dengan Memperbaiki Akhlaq

Ustad Dhanu
Punya gangguan kesehatan tapi malas berobat ke dokter? atau sudah putus asa dengan penanganan dokter yang belum ada hasilnya? mungkin ini boleh dicoba. Lihat juga acaranya di MNC TV tiap Minggu jam 05.00 wib.

Ustadz Dhanu bisa tahu penyebab hampir semua jenis penyakit yang ditanyakan para jamaahnya,  berkaitan dengan perilaku atau akhlak. Beliau mendapatkan pengetahuan tersebut karena bertahun-tahun mengadakan penelitian hubungan antara penyakit dengan akhlak seseorang.

Sesungguhnya  segala musibah/penyakit yang dialami setiap orang sekarang adalah hasil dari perbuatannya sebelumnya (lihat: Q.S. Asy Syuura 30-31), dan apabila yang dialami oleh anak yang belum dewasa  itu adalah akibat dari perbuatan orang tuanya sebelumnya. Berikut ini ada beberapa sumber penyakit dari acara Ustad Dhanu:

Alergi = Punya keinginan yang kuat di barengi dengan kejengkelan, ada amalan salah untuk keselamatan

Amandel = Suka marah

Ambien = Emosi berlebihan bila ada masalah dalam keluarga, biasanya diam dulu, kemudian marah besar

Anak astma / sesak napas = Karena tidak ingin bertengkar antara suami istri, maka bila terjadi perselisihan sering tidak diselesaikan dan menjadi jengkel yang tersimpan = Ada masalah yang tidak bisa dibicarakan kepada siapapun (karena malu dll) = Saat hamil salah satu orang tua menyimpan jengkel yang kuat

Anak autis, Tidak bisa bicara = Waktu hamil, ada masalah suami istri tidak diselesaikan, tetapi disimpan dengan jengkel dalam waktu yang lama (lebih dari 1 bulan) = Salah satu orang tua sering malas berpikir bila menghadapi masalah atau dalam berdiskusi = Orang tua agak pendiam = Saat hamil salah satu orang tua suka geregetan (marah terpendam) = Orang tua banyak bertolak belakang, yang satu sangat pendiam yang satunya sangat enerjik

Anak belum bisa jalan = Orang tua malas mengutarakan masalah rumah tangga yang dihadapi (suka mendiamkan masalah), diam disertai jengkel

Anak, cairan di otak = Waktu hamil, salah satu orang tua bila punya masalah suka malas memikirkannya (putus asa)

Anak, cerebral palsy (lumpuh otak) = Pada saat hamil, salah satu orang tua sering diam (mendiamkan), tidak mau membicarakan masalah yang dihadapi.

Anak down syndrome = Sewaktu hamil, ibu pernah marah sampai mengeluarkan kata kata yang merendahkan orang lain

Anak epilepsi = Orang tua sering bertengkar, lalu diam (melamun) dan jengkel yang disimpan lama = Salah satu orang tua gampang tersinggung = Bila marah sering merendahkan orang

Anak gagal ginjal = Saat hamil orang tua sering bertengkar dan menyimpan jengkel

Anak, ginjal menggelembung, sebagian urin dari kandung kemih kembali ke ginjal = Salah satu orang tua, sering jengkel (disimpan lama) pada pasangan, diam tidak mau mendiskusikan masalah

Anak, ginjal dan radang otak = Orang tua sering bertengkar, marah yang disimpan lama, jengkel

Anak, Hepatitis A = Orang tua sering berantem dan selesainya lama

Anak hydrosifalus = Bila ada masalah yang keluar pertama adalah jengkel dulu = Bila dinasehati, iya-iya saja tapi tidak dilaksanakan

Anak hypoteroid = Salah satu orang tua bila punya masalah lebih banyak diam

Anak jatuh dan lumpuh = Orang tua sering bertengkar dan sering putus asa dalam menghadapi masalah

Anak jatuh dari ketinggian = Orang tua kurang komuniksai

Anak kejang-kejang saat tidur = Orang tua sering bertengkar atau menyimpan masalah disertai emosi, tidak didiskusikan/diselesaikan = Amalan salah

Anak keterbelakangan mental = Salah satu atau kedua orang tua sering punya emosi yang kuat dan kalo marah jadi kalap, sampai mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan (merendahkan) orang

Anak, leher lemah = Salah satu orang tua tidak menghormati orang tuanya

Anak leukimia = Orang tua sering bertengkar dan menyimpan marah (jengkel)

Anak lumpuh = Orang tua sering putus asa dalam menghadapi masalah

Anak malas = Orang tua sering malas-malasan dalam mengerjakan sesuatu

Anak meninggal terus dalam kandungan (tali pusat kecil) = Cepat tersinggung dengan suami

Anak, muka bengkak, Benjolan dekat mata = Orang tua sering emosi dan marah yang tersimpan, jengkel bila melihat sekitarnya ada yang tidak cocok di hati

Anak nakal = Orang tuanya sering marah/uring-uringan/emosi.

Anak laki-laki semua (susah mendapat anak perempuan) = Istri galak/pemarah, istri sangat dominan dalam rumah tangga

Anak perempuan semua (susah mendapat anak laki-laki) = Suami pemarah, sering terburu-buru, suami sangat dominan dalam rumah tangga

Anak, pengasaman pada ginjal = Pada saat hamil, ada masalah yang membuat jengkel dan tersimpan lama di hati

Anak radang otak = Orang tua menyimpan marah yang selalu terpikirkan

Anak rewel = Sebelum lahir anaknya, salah satu orang tuanya suka rewel di hati (jengkel dan diam)

Anak sering kejang-kejang (autis) = salah satu orang tua suka diam, bila ada masalah dipendam jadi jengkel

Anak sering diganggu makhluk lain (selalu ngajak pergi, tak bisa pulang) = Waktu hamil dibacakan surat Yusuf agar anaknya cakep (niat baca Al-Qur’an bukan karena Allah)

Anak sering kesurupan = Orang tua punya amalan salah, baca qur’an dengan niat duniawi dan sering ngelamun

Anak sering kejang (step) = Salah satu orang tua sering marah (emosi tinggi) tapi diam dan jengkel

Anak susah bangun dari duduk = Orang tua sering marah

Anak susah diatur, Suka menyendiri = Salah satu orang tua bila punya keinginan harus dituruti = Bila ada masalah suka ngambek

Anak (3,5 th) tidak bisa bicara = Saat hamil, orang tua suka diam bila ada masalah (dipendam) = Saat hamil, orang tua suka putus asa dalam menghadapi masalah

Anak tidak bisa diatur = Orang tua “semau gue”

Anak (sampai umur 10 th) tidak mau (menolak) makan nasi = Salah satu orang tua tidak pandai bersyukur, marah kalo disuruh bersyukur

Anak, toksoplasma & rubella = Salah satu orang tua sering berantem dengan orang tuanya atau berantem suami istri = Salah satu orang tua sering menyimpan jengkel = Salah satu orang tua bila dinasehati suka menolak

Anak tumor payudara = Kedua orang tua sering bertengkar

Anemia (kekurangan sel darah merah, Hb rendah) = Sering marah tersimpan (jengkel) pada pasangan atau pada orang tua hampir tiap hari

Anyangan (Kesemutan)= Apa yang diinginkan supaya tercapai.

Asam Urat = Prinsipnya tidak bisa diarahkan (kaku, tidak mau kurang lebih) = Susah dinasehati

Astma = Emosi tertekan dan tertutup

BAB berdarah = Emosi tinggi, cepat marah

BAB dan kencing panas = Jengkel karena punya keinginan yang kuat (ngotot) tetapi tidak kesampaian

BAB sering = Sering ngomel (dalam rumah tangga)

BAB tidak lancar = Sering menyimpan masalah, tidak diomongkan = Pendiam, tidak suka bicara, menyimpan jengkel

Badan panas, linu, gerah, ga bisa berdiri/berjalan = Amalan salah

Badan sakit-sakit (gejala stroke) = Suka tersinggung, suka jengkel (walau sedikit) dalam menghadapi pekerjaan

Batuk = cerewet, apa-apa dikomentari = Banyak omong, keras dan kasar

Batuk flu = Sering tidak peduli pada lingkungan

Bau badan = Biasanya orang ini gampang tersinggung, kalau dinasihati langsung “nyerang”, dan malas

Bau mulut = Biasanya mempunyai sifat yg bicaranya tidak enak atau suka bikin tersinggung (menyakiti) orang

Benjolan di dekat telinga kiri = Suka jengkel bila mendengan sesuatu yang tidak cocok di hati (cepat tersinggung)

Benjolan di kaki = Punya keinginan kuat, kaku keras kepala

Benjolan di leher, Gondok = Jarang bicara, tapi sekali bicara pedas.

Benjolan di leher kiri = Banyak marah, kalo ngomong suka ngotot.

Benjolan di lutut = Sering jengkel bila nasehatnya tidak dituruti

Benjolan di pita suara = Sering mau menasehati pasangan tetapi tertahan tidak jadi ngomong, akhirnya jadi jengkel yang tersimpan

Benjolan di rahim = Sering jengkel pada suami atau ayah

Benjolan di telapak kaki = Jengkel yang disimpan sampai sekarang

Bisul di kepala = Ambisi tinggi dan dikerjakan.

Bisul di pantat = Ambisi tinggi tetapi tidak dikerjakan.

Bisul di perut bawah = Kalau ada keinginan sering ngotot (ambisi tinggi)

Bronkhitis, Batuk terus = Agak pendiam dan gampang tersinggung = Kalau marah diam saja

Dada panas = marah dipendam, tertekan

Dada sesak dan darah tinggi = Cenderung pendiam, cepat emosi, gampang tersinggung, marah tersimpan (jengkel)

Dada sesak dan panas = Amalan salah atau marah yang disimpan

Darah rendah = Banyak khawatir,pertimbangan, ragu-ragu dan tidak ada penyelesaian masalah, masalah sering didiamkan saja.

Darah tinggi (Hypertensi) = Emosi tinggi, tak mau kalah, cepat tersinggung = Suka terburu-buru dan sering jengkel = Sering jengkel dan geregetan = Suka ngomel

Dengkul & persendian sakit, asam urat = Punya keinginan yang kuat (ngotot) = Kaku dalam pekerjaan, ga bisa ditawar = Bila berdebat susah dikalahkan

Diabetes = Kalo punya keinginan, ngotot = Kalo menasehati orang, harus dituruti, bila tidak, marah dan jengkel = Kalo dinasehati orang, tidak mau menerima = Solusinya paling benar, suka ngatur.

Diabetes, Katarak & Glaukoma = Selalu menolak nasehat pasangan

Diabetes, Dada sesak, Telinga kiri agak tuli = Sering ngamuk pada suami/pasangan

Diare kronis = Gampang marah bila ada masalah di keluarga

Dinding rahim menebal = Tidak mau dengar nasehat/masukan orang

Demam / Demam berdarah = Pendiam dan gampang tersinggung

Flu/Filek = Sedikit-sedikit dipikir serius = Terlalu serius (penuh emosi) dalam memandang dan memikirkan sesuatu, jangan pernah menyalahkan cuaca, semuanya rahmat Allah

Gagal ginjal, Batu ginjal = Sering jengkel pada pasangan

Gatal / Kutu air di jari kaki kiri = Kalo melihat keluarga orang lain, suka mengkritik (kaki berhubungan dengan pekerjaan, kiri berhubungan dengan keluarga, jari berhubungan dengan kerapian)

Gatal pindah-pindah = Amalan salah

Ginjal = Tidak dapat membedakan mana yang baik (benar) mana yang buruk (salah), jengkel pada pasangan

Ginjal kanan bengkak, penyempitan saluran kencing (ureter) = Kalau ada masalah di keluarga (pada orang tua atau pasangan) sering jengkel tapi diam

Glaukoma = Menyimpan marah yang sangat kuat (jengkel sekali) pada pasangan, orang tua atau rekan kerja

Haid terus menerus = Dalam berbicara dengan suami atau anak meledak-ledak, kalau ada keinginan sering dipendam kalau dikeluarkan penuh emosi dan meledak-ledak

Halusinasi = Amalan salah, punya obsesi dan sering ngelamun

Hamil di luar kandungan = Istri dingin pada suami, kurang menyayangi suami, rasa sayang pada suami tidak nampak

Hamil, janin sungsang = Ketika ada masalah sama suami kemudian istrinya diam dan jengkel.

Hamil, ketuban pecah dini = Istri mempunyai rasa jengkel banget sama orang tuanya terutama ibunya = suaminya ada rasa marah sama bapaknya

Hati, ada benjolan= Bila dinasehati diam tapi menolak nasehat

Hati sakit = Susah menerima nasehat

Hematemesis, keluar darah di hidung dan telinga = Pendiam, suka ngelamun

Hepatitis = Suka mencari kesalahan orang lain = Suka dendam

Hernia = Emosi terpendam, keinginan yang salah, terlalu memaksakan = Keinginan tinggi tidak tercapai = Keinginan kuat, banyak diam

Herpes (penyakit kulit) = Kalau ada masalah di dalam keluarga mencari solusinya bercampur emosi (marah)

Indung telur bermasalah = Ada kesalahan pada ibu

Infeksi/radang saluran kencing = Kalau punya keinginan sering ngotot dan disertai emosi

Jantung sakit = Yakin terhadap prinsipnya.

Jantung bengkak = Sering menyombongkan diri = Egois, keinginan kuat = Menyimpan marah tapi diam

Jantung berdebar kuat = Menyimpan khawatir (takut) yang kuat, marah, atau putus asa

Jantung berdebar, susah tidur = sebelum tidur baca istighfar + do’a (astaghfirullahal adzim kalau jantung saya berdebar ini karena kesalahan saya sebelumnya ampuni saya yaa Allah)

Jantung bocor = Pendiam, bila marah sering tertahan dan meledak saat marahnya keluar = Suka ngejek, emosi dipendam = Marah yang kuat pada pasangan

Jantung koroner = Sering jengkel dan ngomel pada pasangan atau anak

Jantung, penyempitan pembuluh jantung, sesak napas = Menyimpan jengkel pada istri

Jantung, sesak di dada kiri = Sering marah sama istri

Jempol sakit = Suka memaksa dan menekan orang

Jerawatan = Kurang bersosialisasi dengan lingkungan

Jerawat di dahi/jidat = Ada sesuatu di pikiran yang tidak tersampaikan

Jari tangan kaku, tak bisa megang = Suka jengkel dan geregetan

Jodoh lambat = Sering meremehkan lawan jenis = Suka jengkel pada orang tua

Kaget/cepat kaget = Sering bingung

Kaki gajah = Punya keinginan, tetapi tidak dikerjakan (ragu-ragu).

Kaki patah = Suka putus asa, suka jengkel pada anak, diam (kesal)

Kaki kesemutan, telapak kaki kesemutan = Amalan salah

Kaki lumpuh tiba-tiba = Sering jengkel pada ayah/suami dan ngambek diam

Kaki sakit, telapak kaki sakit = Sering marah (dalam rumah tangga) = Sering merendahkan pasangan

Kaki sakit di telapak kanan, jinjit = Sering ragu-ragu

Kaki sakit, kesemutan = Amalan salah, pernah minta air ke dukun

Kaki/sendi sakit = Mau menang sendiri, suka ngotot

Kaki/lutut kanan sakit = Jengkel akibat punya keinginan yang kuat tentang suatu kebaikan yang disampaikan pada anggota keluarga, tetapi tidak direspon atau tak kesampaian

Kaki/lutut nyeri/sakit = Mempunyai keinginan yang kuat dan kalau tidak terlaksana akan jengkel atau marah = Beberapa tahun sebelumnya, saat mengatur rumah tangga agak keras/kaku, tidak mau dengar pendapat anggota keluarga lainnya. Prinsipnya pantang ditentang, jadi jengkel

Kaku perut = tak mau mendengar

Kandungan (peranakan) turun = Punya keinginan kuat pada suami atau ayah atau anak, tetapi tidak bisa diutarakan = Nrimo dengan rasa putus asa dalam rumah tangga

Kanker di dada = Gampang tersinggung, bila ada masalah dengan pasangan tidak mau diomongkan (diselesaikan)

Kanker di kaki kiri = Sangat emosional, pemarah, sering jengkel dalam pekerjaan.

Kanker di ketiak = Sering jengkel dalam pekerjaan

Kanker gusi = Sering mendiamkan (tidak membicarakan / tidak menyelesaikan) masalah dan menyimpan jengkel

Kanker hati = Suka marah bila dinasehati

Kanker nasoparink, benjolan di leher, mimisan = Agak pendiam, sering jengkel pada orang tua atau pasangan bila merasakan sesuatu yang tidak cocok di hati

Kanker otak = Jengkel pada orang tua

Kanker payudara = Pendiam, masalah suka disimpan, jengkel yang lama = Sering marah-marah sama suami atau anak = Keinginan yang meledak-ledak = Bila punya keinginan sulit dbantah

Kanker rahim = Sering jengkel yang dipendam (diam) pada anak atau orang tua = Suka marah, merepet (ngomel)

Kanker servik = Sering ngomel sama anak atau suami

Kanker/tumor otak = Jengkel yang kuat sekali dan terus menerus pada pasangan

Kanker usus = Negeyel, semaunya sendiri, suka ngambek

Katalasia, sulit menelan = Kalo ada masalah suka diam = Suka membantah nasehat, merasa benar sendiri

Keguguran = Ada kejengkelan kepada Ibu atau pada suami sampai beberapa hari = Ada ketakutan yang sangat tinggi

Kejang-kejang = Jengkel yang dipikirkan dengan penuh emosi = Pikiran kurang baik

Keloid (penebalan kulit di bekas luka) = Keinginan tinggi, tetapi banyak ragu

Kencing tidak lancar = Kalau ada masalah tidak mau langsung mencari solusi, tapi didiamkan dulu 1-2 hari

Kepala belakang sakit = Sering jengkel dan marah (pada istri yang tidak mau menurut) = cepat emosi

Kepala belakang sakit, kaku di leher sampai tulang belakang = Jengkel pada pasangan, lalu uring-uringan pada pasangan

Kepala depan sakit = Berfikir yang bukan-bukan

Kepala kanan sakit = Sering menganggap salah pikiran orang lain, merasa benar sendiri = Sering marah

Kepala kiri pusing = Sering curiga, sering khawatir, negative thinking

Kepala samping sakit = Tidak mau mendengar pendapat orang

Kepala tengah sakit = Berfikir berhari-hari, menyimpan masalah yang selalu dipikirkan

Kepala migrain = Biasanya punya pikiran banyak dan sering su’udzon (negative thinking)

Kepala pusing (Vertigo) = Tidak fokus dalam diskusi, sukanya mengalihkan topik pembicaraan = Jengkel dan meremehkan terhadap pendapat atau pandangan orang lain = Suka marah = Tidak mau mendengar nasehat = Bila dinasehati pikirannya kemana-mana = Amalan salah

Kepala sakit dan sering mengigau = Bila ada masalah suka diam dan ngelamun

Kepala sakit seperti dipukul-pukul = Gangguan jin karena sering ngalamun = Kejengkelan yang dipikirkan terus, tidak diungkapkan, sering ngelamun

Kepala (semua) sakit = Keinginan yang kuat untuk mendapat sesuatu yang belum kesampaian = sering marah dan jengkel pada seseorang

Kepala sakit seperti ditusuk-tusuk jarum = Sering berprasangka buruk

Kejang = Marah yang disimpan, jengkel

Kencing perih = Sering marah walau diam (dipendam) pada pasangan

Keputihan = Sering ngomel pada suami

Keringat banyak = Sering terburu-buru dan khawatir

Keringat Dingin = Terlalu Santai

Keseleo = Ada perbuatan yang nyerempet ke hal yang tidak baik

Kesemutan di kepala sampai pundak = Suka ngelamun, bila ada masalah tidak dicari solusinya tetapi dipikir terus, akhirnya dimasuki jin di kepala

Kesurupan = Gangguan jin, bacakan istghfar aja di telinganya

Kista / Ngium = Jengkel pada suami atau orang tua

Kolesterol = Punya pendapat tak mau disanggah

Kulit melepuh (seperti) terbakar = Punya keinginan kuat/ngotot disertai emosi, bila tidak tercapai akan marah/jengkel

Kulit mengelupas = Amalan salah, memakai ilmu keselamatan diri

Kulit sensitif (bila digigit nyamuk sering menjadi borok) = Cepat tersinggung

Kurang darah merah = Gampang marah dan gampang tersinggung

Kram = Gangguan jin (amalan salah)

Lambung mengeras = Gampang tersinggung

Latah = Sebagian besar otak yang mengatur motorik dikuasai jin (diganggu jin)

Leher bengkak = Jengkel (diam) dan tidak mau mencari solusi dalam permasalahan

Leher dan belikat sakit = Sering marah pada orang lain dalam hal pekerjaan

Leukimia = Sering jengkel pada pasangan dan diam (disimpan lama)

Leher sakit = Suka berpaling = Menyimpan dendam = Sering marah dan jengkel

Leher (teroid) bengkak = Bila ngomong suka ngotot dan tidak sabaran

Lever = Suka mencari kesalahan orang lain = Suka dendam = Sering jengkel (diam), jarang senyum

Lever mengeras = Gampang tersinggung

Lidah bengkak = Tidak suka menerima nasehat

Limpa sakit/bengkak = Sulit menerima nasehat terutama dari pasangan dan anak

Limpa, Hati, Empedu sakit= Menyimpan jengkel (dongkol) yang kuat sekali

Lipoma, benjolan di kulit = Punya keinginan kuat, pendiam, kurang komunikasi

Lumpuh = Pemalas/malas = Sering merasa putus asa

Lutut sakit = Ada kekakuan (selalu ngotot) dalam rumah tangga

Maag, mual, muntah, perih = Suka ngeyel (membantah) = Sering marah dan menolak bila dinasehati pasangan = Gampang jengkel dalam keluarga = Tidak suka menerima nasehat orang lain terutama dalam keluarga

Mandul = Sering marah, jengkel dan menolak pada suami

Mandul, belum mau hamil, ada infeksi pada saluran indung telur = Jengkel pada ibu atau suami

Mandul, rahim sempit = Sering menutup diri dari ayah, tidak suka bicara pada ayah

Mandul, sperma encer = Suami sering mengobral janji

Mandul, sperma kepalanya terpotong/tidak normal = Bila memberi nasehat sering keluar jalur

Mandul, sperma kurang = Agak pendiam (tertutup), diajak bicara sering blank (ga nyambung)

Mandul, sperma lambat geraknya = Pendiam, kurang inisiatif, kurang ikhlas dalam pekerjaan di rumah tangga, takut sama istri

Mandul, susah punya anak = Kurang cekatan/agresif dalam beribadah dan kurang mesra terhadap pasangan (dingin) = Banyak diam, kurang inisiatif

Masuk angin = Suka ngomel, sering jengkel yang dipendam, marah kecil tapi sering

Mata bermasalah = Sering meremehkan nasehat dari istri

Mata berkabut = Suka tidak menghiraukan nasehat orang tua

Mata buta = Sering menganggap remeh (cuex) pada nasehat/pendapat orang lain

Mata gatal = Cepat bereaksi (geregetan) terhadap lingkungan yang tidak cocok dengan hati.

Mata berhubungan dengan keinginan yang kuat, mata kanan berhubungan dengan kebaikan, mata kiri berhubungan dengan keburukan. Kalau disertai emosi (marah) akan jadi mata merah dan panas/sakit

Mata kabur = Tidak suka dinasehati oleh orang tua

Mata kanan sakit = Jengkel, marah tapi diam bila melihat sesuatu yang tidak cocok

Mata katarak = Suka menolak nasehat orang, diam dan jengkel = Memandang pasangan terlalu rendah dan tidak menuruti nasehat yang baik dari pasangannya

Mata, kelopak mata tutun/tertutup = Sulit atau tidak suka menerima nasehat orang lain

Mata, retina berair, pandangan kabur = Jengkel, diam dan sedih bila melihat sesuatu yang tidak cocok di hati = punya pandangan/prinsif yang keras

Mata terasa mengganjal = Sering jengkel bila melihat sesuatu hal yang tidak cocok di hati

Mata minus = Memandang sesuatu selalu serius

Mata plus = Kurang serius dalam menghadapi sesuatu masalah

Menggigil sesudah mandi, atau bila kena air = Sering jengkel pada suami dan anak = Amalan salah

Mens banyak = Suka membantah bila dinasehati

Muka kaku = Punya masalah, tak ada solusinya, jengkel dan suka melamun

Ngium di rahim = Sering jengkel, mau ngomong ga jadi

Osteoporosis = Suka ngotot bila punya keinginan, tidak peduli pendapat orang lain

Paha kram dan sakit = Sering jengkel pada pekerjaan di rumah

Parkinson = Sering terburu-buru dalam melakukan sesatu pekerjaan dan dibarengi dengan jengkel = Sering diam tapi geregetan

Paru-paru = merasa paling mampu, rasa bangga yang kuat,

Paru-paru ada cairan = Cepat tersinggung pada pasangan

Patah tulang kaki kiri = Emosional (cepat marah) dalam keluarga

Patah tulang kaki kanan = Sangat kaku/keras dalam keluarga

Patah tulang tangan = Sangat kaku/keras dalam pekerjaan

Payudara sakit = Jengkel pada suami

Pembuluh darah di otak tersumbat (pelupa) = Sering berprasangka, ada rasa takut, sering melamun, takut ngomong pada pasangan

Pendarahan rahim = Di rumah sering ngomel

Pendarahan seperti haid = Banyak yang ingin diutarakan/diomongkan (unek-unek) tetapi sering dipendam, apabila sudah keluar (diomongkan) susah berhenti ngomong

Pengapuran di lutut kiri = Punya keinginan ngotot dan sering marah di rumah tangga

Pengapuran & urat terjepit di pinggang = Sering jengkel pada pasangan

Penyakit kulit/kelamin = Punya keinginan yang kuat untuk disampaikan, setelah disampaikan, bila ada yang tidak cocok disikapi dengan diam dan jengkel.

Penyempitan jantung = Suka ngatur, kurang suka menerima

Penyempitan pembuluh darah = Menyimpan marah pada pasangan

Persendian kaki dan tangan kaku, sakit = Ada keputusasaan dan kejengkelan (tidak ikhlas) dalam pekerjaan (didiamkan)

Perut dan pinggang sakit = Jengkel dalam keluarga

Perut kanan sakit = Amalam salah

Perut membesar (asetas) = Sering marah dan jengkel dalam keluarga

Perut mual/muntah = Kalo dinasehati agak susah, suka membantah, menolak nasehat

Perut nyeri = Punya amalan-amalan atau selalu mempunyai ke inginan yang kuat dan kalau tidak terpenuhi akan jengkel.

Perut panas = Suka ngomel

Perut panas/perih = Suka diam dan jengkel pada suami = Amalan salah atau sihir

Perut, sering diare, sering kentut = Sering ngomel atau ngomong yang tidak bermanfaat

Pinggang sakit = Jengkel yang tersimpan pada anggota keluarga (anak atau pasangan)

Pikun = Merasa yakin ilmunya paling benar (takabur)

Prostat sakit = Kalo punya keinginan selalu ngotot

Polip (hidung) = bila melihat lingkungan, ada yang tidak cocok, diam tidak diomongkan lalu jengkel

Psoriasis vulgaris (penebalan kulit) = Ada keinginan yang sangat kuat di hati tetapi belum teraplikasikan = Amalan salah

Punggung berat = Amalan salah

Punggung bagian bawah sakit = Sering marah/jengkel pada pasangan

Rahim bengkak/radang = Suka ngomel dan jengkel pada suami dan anak

Rambut rontok = Ada yang dipirkan terus dan belum dapat solusinya

Rematik (lutut) = sama anak-anak agak kaku (keras tapi bukan marah), anak harus selalu menurut perintahnya

Sakit gigi = Sering marah, geram

Sakit kuning = Biasanya karena terlalu banyak ngomong sehingga cenderung menyakiti orang lain

Sakit Perut = Cepat Emosi

Sakit perut bagian bawah (di bawah pusar) = Bila punya keinginan, sering batal dibicarakan dengan istri (biasanya karena istri galak) = Amalan salah (pernah mengikuti latihan pernapasan, napas ditarik lalu disimpan di perut)

Sakit waktu haid = Sulit diatur, tidak mau diatur

Saluran kencing radang = Sering mau ngomong sesuatu, lalu tidak jadi, unek-unek yangtersimpan menjadi jengkel

Santet/kena santet = Gampang marah, emosional

Sariawan = Suka ngomel, sering ngomong kasar

Sendi jari sakit = Jengkel, geregetan pada anggota keluarga

Serak = Punya sifat kurang terpuji, merasa mampu

Sering lupa rakaat shalat = Bila cerita suka memutar-mutar, tidak fokus

Sering kencing = Suka memendam dan mendiamkan keinginan.

Sesak nafas di atas = Emosi disimpan

Sesak nafas di dada = Emosi tertekan

Sesak nafas di ulu hati = Cepat putus asa

Sesak nafas, astma, tenggorokan, ulu hati = Keinginan yang kuat, sedikit gerak

Sesak napas = Jengkel pada pasangan bila ada masalah = Diam bila ada masalah (dipendam) = Cepat marah = Ada amalan salah

SGPT dan SGOT tinggi = Ada kekakuan (tidak bisa kurang lebih, tidak mau dinasehati)., kalau ditambah dengan emosi tinggi akan menjadi kanker hati atau syrosis

Sinusitis = Menahan beban pikiran = Suka memikirkan sesuatu yang tidak cocok di rumah tangga atau di lingkungan disertai kejengkelan = Jengkel (diam) pada pasangan

Stroke = Merasa mampu berdiri sendiri, pendiam, egois, emosi terlalu tinggi = Suka tersinggung lalu jengkel dan tersimpan lama = Jengkel yang kuat pada suami/istri/saudara, didiamkan (ga mau bicara/meraju/ngambek) berhari-hari

Stroke sebelah kanan = Suka marah dan menyimpan jengkel dalam hal pekerjaan atau di keluarga

Stroke sebelah kiri = Jengkel pada pasangan yang disimpan berhari-hari

Stroke ringan = Banyak kejengkelan yang terpendam, tidak bisa dikeluarkan pada pasangan

Susah tidur (Insomnia) = Ada kejengkelan yang dipikirkan terus menerus

Syaraf terjepit/menyempit di tulang belakang = Jengkel yang menjadi pikiran kepada anggota keluarga = Ada jengkel yang sangat kuat pada istri/suami/orang tua/saudara

Syaraf terjepit di kaki = Jengkel, diam, pada urusan keluarga

Syndrom baby blues, selalu sedih setelah melahirkan = Pada saat hamil punya masalah dengan suami tetapi tidak didiskusikan, hanya didiamkan dan disimpan

Syrosis, hati mengecil = Ego tinggi, marah tinggi, kaku, tidak mau menerima nasehat orang = Gampang tersinggung = Suka dendam

Tangan dan kaki keringatan = Sering ragu, tidak percaya diri = Kalo punya keinginan selalu ngotot

Tangan kanan kebas = Sering jengkel dan putus asa dalam pekerjaan

Tangan kanan sakit = Ada kejengkelan dalam pekerjaan

Tangan kanan tak bisa diangkat = Jengkel bila nasehatnya (tentang kebaikan) kepada orang lain tidak diikuti

Tangan kesemutan dan kebas = Sering marah dan jengkel pada anak dan pasangan

Tangan kiri (telapak tangan) sakit dan gatal = Sering jengkel bila melihat kelakuan pasangan atau orang tua

Tangan sakit = Merasa mampu (takabur) dalam menangani masalah

Tangan sakit berpindah-pindah = Amalan salah

TBC usus = Gampang marah bila ada masalah di keluarga

Telinga kanan sakit/agak tuli = Marah bila dinasehati = Diam dan jengkel bila dinasehati

Telinga kanan/kiri mendengung = Jengkel pada pasangan sehingga tidak mau mendengarkan nasehat pasangannya = Kalo dinasehati oleh pasangan sering diam, jengkel dan ngambek

Telinga kiri agak tuli = Gampang marah dan tersinggung bila mendengar sesuatu yang tidak cocok

Telinga mendengung = Cepat jengkel bila melihat sesuatu yang kurang baik

Telinga mendengung, pusing, penyempitan pembuluh darah otak = Bicara ga nyambung, suka mengalihkan topik pembicaraan

Telinga tuli = Sering membantah bila diberi masukan atau nasehat

Tenggorokan gatal = Suka bicara (cerewet) dan suka berkomentar bila dinasehati

Tenggorokan sakit/radang = Sering marah dengan suara keras/kasar = Sering mau ngomong sesuatu, lalu tidak jadi, unek-unek yangtersimpan menjadi jengkel

Tiroiditis (radang pada kelenjar tiroid) = Suka bicara menggebu/ngotot terutama dengan pasangan (suami/istri)

Tulang belakang cedera, sehingga lumpuh = Sering jengkel pada orang tua

Tumor = Ngeyel (membantah), meremehkan orang, jengkel yang kuat (sangat jengkel)

Tumor di bahu kanan = Sering jengkel dalam pekerjaan

Tumor di dubur = Jengkel yang kuat pada pasangan dan tidak mau mendiskusikannya masalahnya

Tumor di gusi = Bila marah, diam dan dipendam

Tumor di hidung = Bila melihat sesuati di lingkungan (keluarga/pekerjaan) ada yang tidak cocok, jengkel, marah tapi diam

Tumor di leher = Marah/jengkel yang tersimpan pada pasangan

Tumor di lutut = Jengkel dengan orang tua (ibu)

Tumor di kepala, sakit kepala bagian depan dan atas = Sering jengkel bila lihat seseorang atau sesuatu yang tidak disukai

Tumor di kepala kiri = Jengkel pada pasangan, ga bisa diomongkan dan didiamkan lama bulanan sampai tahunan

Tumor di otak kiri = Diam tapi menyimpan jengkel

Tumor di otak kanan = Suka merasa benar sendiri

Tumor di telinga kanan = Kejengkelan pada pasangan atau orang tua yang disimpan dan didiamkan

Tumor di paru-paru = Sering menyimpan amarah menjadi jengkel

Tumor di rahim = Sering jengkel pada ayah atau pada suami

Tumor di usus besar = Emosi, marah dan jengkel dalam keluarga

Tumor, kejang = Jengkel yang tersimpan dan jadi pikiran pada suami/istri/orang dekat

Tumor kelenjar getah bening = Kalau ngomong pada pasangan sering ngotot = Sering mau ngomong (marah) tapi tertahan dan tidak jadi dikeluarkan

Tumor ovarium = Punya rasa jengkel banget sama orang tua atau suami

Tumor pankreas = Terlalu pendiam, punya keinginan (untuk memiliki sesuatu) yang kuat, tidak diomongkan, disimpan lama 1-2 tahun

Tumor payudara kanan = Jengkel yang dipendam karena suatu kebaikan yang disampaikan ke suami tidak direspon dengan baik

Typus = Sering marah atau menyimpan jengkel yang kuat pada seseorang

Ulu hati sakit = Gampang tersinggung

Usus buntu, perut bengkak = Punya masalah (terutama dengan saudara), tak ada solusi, tersimpan menjadi jengkel

Usus lengket = Suka diam, tidak mau memberi solusi pada permasalahan orang lain spt anak

Usus 12 jari lengket = Bila punya masalah cenderung diam, tidak mau mendiskusikan untuk menyelesaikannya

Varises lambung (blooding) = Jengkel dan diam penuh emosi dalam menghadapi permasalahan dalam keluarga (pada pasangan atau anak)

Vena Tersumbat = Emosi Terpendam

Vertigo dan kaki lemas = Sering tidak mentaati nasehat, terutama orang tua

Yang paling penting sesudah tahu penyebab penyakit yang diderita adalah :

1. Mengakui secara ikhlas bahwa kita pernah berlaku salah sehingga Allah memberi teguran lewat penyakit,
2. Berjanji demi Allah tidak akan mengulangi perbuatan salah tersebut,
3. Selalu mendirikan shalat 5 waktu dan rajin-rajin tahajjud,
4. Banyak-banyak istighfar kepada Allah minta diampuni atas segala kesalahan tersebut dan kemudian berdo’a minta disembuhkan dari penyakit tersebut.

Yang dimaksud dengan amalan salah antara lain pergi ke dukun atau suka mengamalkan sesuatu tanpa syariat yang benar, misalnya membaca sesuatu (mantra, zikir atau ayat Qur’an) dengan maksud mendapat sesuatu yang duniawi, misalnya keselamatan, kesehatan atau rezeki, bukan lillahi taa’la.

Banyak-banyaklah berzikir dan baca Al-Quran dengan niat hanya untuk mendekatkan diri pada Allah. Kalau menginginkan keselamatan, kesehatan, rezeki atau yang lainnya, mintalah lewat do’a hanya kepada Allah.

Sumber:

2 komentar:

  1. panjang banget pusing baca nya lama, finish komen aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gunakan fasilitas "end" di keyboard kamu (untuk langsung ke bawah) ^^

      Kalau bosen baca cukup cari penyakit yg ingin kamu tahu, gunakan fasilitas Ctrl+F di keyboard.. ^^

      semoga membantu..

      Hapus

Terima kasih atas komentarnya:
1. Gunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung
2. Jangan pakai link aktif/ spam
3. Iklan boleh, tapi 1 kali saja :)