Minggu, 17 November 2013

Dibalik Makna Doa Sapu Jagad

Assalamualaikum sobat nomor2,

doa sapu jagad ^^

 رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
"Wahai Pemeliharaku, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka"

Begitulah doa yang biasa dinamakan orang Indonesia sebagai "doa sapu jagad". Kenapa disebut begitu? karena doa ini cukup singkat, padat namun kandungannya besar sekali. Kalau dalam istilah bahasa Inggris kita bisa menyebutnya "to the point". Jadi langsung mengharapkan masuk surga dan kebaikan-kebaikan di dunia ini.

Beberapa orang biasanya salah persepsi terutama dalam kata الدُّنْيَا حَسَنَةً (kebaikan dunia). Mereka mengira yang dinamakan kebaikan dunia adalah rizki yang melimpah, hidup enak dan banyak harta. Sehingga orang yang belum mengerti makna ini biasanya menambah-nambahkan sesuatu yang diinginkan seperti Robbana Aatinaa fiddunyaa khasanah, kerja khazanah, mobil khasanah, rumah khasanah.. dan seterusnya.

Padahal, kalau kita menilik kitab-kitab tafsir Al-Qur'an, yang dimaksud dengan "kebaikan dunia" itu adalah segala sesuatu yang kita peroleh di dunia ini baik untuk kita. Jadi entah orang itu dalam keadaan miskin, sedang atau kaya tidak membuat kita kufur kepada Allah. Nah, jadi disini maknanya bukan supaya rizkinya lancar ya, tapi rizki apapun (banyak atau sedikit) yang kita peroleh itu baik untuk kita.

Adapun permintaan diselamatkan dari siksa neraka mengandung permintaan agar kita dibebaskan dari berbagai sebab yang menjerumuskan ke dalam neraka yaitu dengan dijauhkan dari berbagai perbuatan yang haram dan dosa, dan diberi petunjuk untuk meninggalkan hal-hal syubhat (yang masih samar/abu-abu) dan hal-hal yang haram.

Jadi kalau kita berdoa niatannya gitu (banyak rizki/nikmat) gimana?

Jawabannya adap pada Surat Hud Ayat 15.
مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لا يُبْخَسُونَ
Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.

Nah, dari ayat di atas kita tahu kalau kita berdoa "kebaikan dunia" niatannya rizki lancar malah Allah akan mengkabulkannya tanpa sedikitpun dirugikan atas usahanya. Tapi orang itu akan rugi di akhirat, Lho kenapa?
Jawabannya ada pada surat berikutnya (Hud ayat 16).

أُولَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الآخِرَةِ إِلا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan?

Ini dia, kalau kita mengharapkan "kebaikan dunia" berupa banyak rizkinya, maka berkebalikan dengan "kebaikan akhiratnya" yang menjadi sia-sia. Jadi kita berdoa "kebaikan dunia" dan "kebaikan akhirat" sesuai dengan niatan tafsir di atas maka insyaAllah kita memperoleh keduanya.

sumber:
penjelasan ustad
Comments
32 Comments

32 komentar:

  1. Wah baru pernah membaca malahan bermanfaat sekali. Jadi semuanya bergantung pada niat ya :)) terima kasih bung.

    BalasHapus
  2. kalau mengutamakan akhirat maka dunia pun akan mengikuti dengan sendirinya. :)

    BalasHapus
  3. Subhanallah, terima kasih atas ilmunya kak. Islam memang indah :'))

    BalasHapus
  4. kira-kira apa juga bisa dikatakan kalau ukuran baik dan buruk itu bukanlah materi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini pertanyaan atau pernyataan ya? kira-kira seperti itulah..

      Hapus
  5. walaupun bukan ustadz, setidaknya harus tau do'a sapu jagad :)

    BalasHapus
  6. doa sapu jagad ini menjadi doa yang pendek tapi sangat mengena dan berimbang ya mas, untuk dunia dan akhiratnya. Jadi kalaupun shalat tidak sempat dzikir karena satu dan lain hal, usahakan doa ini mah jangan sampai terlewat ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, doa yang harus dan selalu kita panjatkan.. makasih komentarnya ^^

      Hapus
  7. luar biasa sekali makna nya,, saya baru tau, dan ini merupakan suatu pencerahan

    BalasHapus
    Balasan
    1. di mana2 ada kamu yah vina.. hihihihi :p

      Hapus
    2. Berarti Vickry ngikut terus dong hihi ^^
      All makasih komentarnya

      Hapus
  8. kunjungan rutin sob wahhh..mantap kajiannya sob,dapet ilmu kagi sob...makasih...

    BalasHapus
  9. niatnya bukan meminta rezeki yg melimpah tp meminta ridho Allah terhadap rezeki yg melimpah tsb. betul kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, walau tak kunjung dapat rejeki juga harus disyukuri..

      Hapus
  10. bermanfaat sob.., singkat dan padat., mirip2 postingan gw yg dlu..

    http://rohis-facebook.blogspot.com/2012/12/doa-sapu-jagad.html *smile

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iya.. langsung meluncur ke TKP hehe

      Hapus
  11. kalau tafsirnya baru tahu sekarang, makasih ya mas, selalu mencerahkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sama2 sobat semoga nambah ilmu agama

      Hapus
  12. doa sapu jagad ini pernah diajarkan oleh KH. Anwar Zahid bahwa doa ini sangatlah dianjurkan untuk digunakan setiap kali akan selesai berdoa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya.. ini asalnya dari Al-Qur'an. Ceritanya doa Nabi Muhammad SAW Surat Al-Baqarah ayat 201

      Hapus
  13. padahal saya selalu siap berdoa menambahkan doa ini, tapi ga tau kalau istilah do'a ini doa sapu jagad.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh gitu, kalau saya dah tahu sejak SD dulu

      Hapus
    2. iya kak wahyu,
      tapi dengan berkunjung ke blognya kakak bisa tau.
      :D

      Hapus
  14. Alhamdulillah.. selalu Nurul berdoa untuk mohon kesenangan dunia akhirat tanpa brfikir lebih dalam lagi maksud yg tersirat. Thanks Wahyu^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mengetahui makna aslinya sangat penting tu..

      Hapus

Terima kasih atas komentarnya:
1. Gunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung
2. Jangan pakai link aktif/ spam
3. Iklan boleh, tapi 1 kali saja :)

>> Add FB Admin