Senin, 03 Februari 2014

Keistimeaan Orang yang Adzan

Assalamualaikum sobat nomor2,
Azan merupakan panggilan yang disyariatkan sebagai penanda masuknya waktu shalat fardhu bagi umat Islam. Berkaitan dengan pentingnya azan ini, Nabi SAW menjelaskan beberapa keutamaannya, khususnya bagi orang-orang yang mengumandangkan adzan (muazin atau bilal).

Adzan berkumandang..
Pertama, memperoleh kemuliaan spesial pada hari kiamat. “Sesungguhnya para muazin itu adalah orang yang paling 'panjang lehernya' pada hari kiamat.” (HR Muslim, Ahmad, dan Ibnu Majah).

Menurut ulama, maksud 'panjang leher' ini adalah orang yang paling banyak pahalanya, paling banyak mengharapkan ampunan dari Allah, paling bagus balasan amal perbuatannya, dan orang yang paling dekat dengan Allah.

Kedua, mendapatkan ampunan, sebagai saksi dan pahala yang berlipat ganda. “Orang yang azan akan diampuni kesalahannya oleh Allah sepanjang suaranya. Dan, akan menjadi saksi baginya segala apa yang ada di bumi, baik yang kering ataupun yang basah. Sedangkan, orang yang menjadi saksi shalat akan dicatat baginya pahala dua puluh lima shalat dan akan diampuni darinya dosa-dosa antara keduanya.” (HR Abu Dawud dan Nasa’i).

Ketiga, memperoleh jaminan surga. Abu Hurairah berkata, “Suatu ketika, kami sedang berada bersama Rasul SAW, lalu kami melihat Bilal mengumandangkan azan. Setelah selesai, Rasulullah kemudian bersabda, “Barang siapa mengatakan seperti ini dengan penuh keyakinan, maka dia dijamin masuk surga.” (HR Nasa’i).

“Barang siapa yang azan selama 12 tahun, maka wajib baginya mendapatkan surga. Setiap azan yang dilakukannya setiap hari akan mendapatkan 60 kebaikan. Dan dengan iqamahnya, ia dicatat mendapatkan 30 kebaikan.” (HR Ibnu Majah).

Demikianlah di antara keistimewaan azan. Seandainya manusia mengetahui rahasia keistimewaan azan, niscaya tak ada penghinaan dan pelecehan. Sebaliknya, mereka akan berlomba-lomba untuk mengumandangkannya.

“Sekiranya orang-orang mengetahui akan rahasia keutamaan azan dan rahasia shaf pertama, niscaya mereka akan berebutan meraihnya meski dengan cara mengundi. Dan seandainya mereka mengetahui rahasia keutamaan yang ada pada waktu panasnya saat Zhuhur, niscaya mereka akan berebut mengerjakan shalat pada saat itu. Dan seandainya mereka mengetahui rahasia keutamaan yang ada pada waktu Isya dan Subuh, niscaya mereka akan mendatanginya untuk melakukan shalat keduanya walaupun harus dengan cara merangkak.” (HR Muslim).

sumber
Comments
13 Comments

13 komentar:

  1. keistimewaan yang ke tiga ya mas...yang menjadi harapan dan keinginan kita semua
    amin :)

    BalasHapus
  2. jadi muadzin banyak untungnya,apalagi kalo udah rutin adzan di mesjid.agan sendiri sering adzan nggak? hehe..

    BalasHapus
  3. klo jadi muadzin yg paling sulit pas waktu subuh,bangun mesti pagi-pagi.. harus lebih duluan dari ayam hehe.. tapi manfaat dan pahalanya besar,apalagi klo jdi muadzin tetap di majid

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya subuh tu susah emang..
      #pengalamanpribadi

      Hapus
  4. masya Alloh... begitu istimewanya orang yg brradzan ya mas...

    BalasHapus
  5. sungguh nyaman banget pas denger adzan....subhanallah berseru - seruan ditiap belahan bumi

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, usahakan langsung ke masjid ya..

      Hapus
  6. Mahasuci Allah...begitu besar ganjarannya.. Maaf Wahyu, agak lama tak berkunjung kesini.. agak sibuk dgn urusan..In shaa Allah, akan berkunjung lagi dalam masa terdekat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama Cik, saya juga jarang posting mulai sekarang ^^'

      Hapus
  7. Kalo agan sering adzan nggak? atau malah sudah jadi muadzin tetap hehe..

    BalasHapus

Terima kasih atas komentarnya:
1. Gunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung
2. Jangan pakai link aktif/ spam
3. Iklan boleh, tapi 1 kali saja :)

>> Add FB Admin