Rabu, 19 Februari 2014

Teman yang Sholeh dan Bahayanya Punya Teman yang Salah

Jangan salah pilih teman :)
Salah memilih teman dapat menjerumuskan, bahkan menghinakan kita seumur hidup, Sungguh sangat beruntung orang yang memiliki teman yang baik. Ketika kita sedang menghadapi masa-masa kritis, maka sang teman datang memberi hiburan, memberi semangat, spirit, dan menumbuhkan harapan-harapan. Teman baik itu akan mengajak kita untuk tetap bersabar terhadap segala yang menimpa kita.

Bukankah Allah selalu menguji hamba-hamba-Nya yang berjihad di jalan-Nya?
Karenanya pilih teman yang memandang dari sisi redho Allah dan Syariat-Nya, bukan karena urusan-urusan lain yang diutamakan semisal bisnis dsb akhirnya kehidupannya mengabaikan halal dan haram serta banyak kejadian salah memilih teman pada akhirnya sang teman menggiring ke penjara dst.

Rasulullah bersabda : Perumpamaan teman yang shalih dengan teman yang buruk itu bagaikan pembawa minyak kesturi dengan peniup api. Pembawa minyak kesturi, baik dia memberimu, atau engkau membeli darinya, engkau akan mendapatkan bau yang harum darinya. Sedangkan peniup api, baik ia akan membakar pakaianmu ataukah engkau akan mendapatkan bau yang busuk darinya. (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Rasulullah SAW berpesan kepada ummatnya artinya : "Seseorang itu akan (ikut berada) pada agama temannya. Oleh karena itu, hendaklah salah seorang di antara kamu memperhatikan siapa temannya itu". (HR Tirmidzi)

Pada saat lapang, teman baik itu juga tetap menyemangati kita untuk tetap waspada, hati-hati menghadapi segala pesona dunia. Teman baik itu akan selalu mengingatkan tentang kehidupan sederhana, peduli pada nasib sesama, dan mengingatkan pula tentang berbagai kewajiban yang harus kita tunaikan sebagai hamba-Nya. Teman yang baik pastilah menjadi patner yang cocok dalam rangka saling berwasiat tentang kebenaran, tentang kesabaran, dan saling berwasiat.

Sebelum menyesal di hari kemudian, kita tentukan sekarang kepada siapa kita berteman.

Allah Ta'ala berfirman : "Dan (ingatlah) hari (ketika) orang yang zhalim menggigit dua tangannya seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si Fulan itu teman akrab (-ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Quran ketika Al-Quran itu telah datang kepadaku."(QS Al-Furqaan: 27 – 29)

Ya Allah, pertemukanlah kami dengan seseorang yang hatinya selalu bersandar kepadamu, yang mencintaiMu melebihi apapun, yang baik akhlaknya, dan cinta pada keluarganya..namun sebelum kau pertemukan kami padanya, maka tuntunlah kami ya ALLAH, agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik, sebelum kelak memimpin pribadi yang baik, ajarilah kami cara memantaskan diri untuk seseorang yang mulia dihadapanmu, ya Allah hanya kepadamulah kami memohon dan kepadamulah kami berserah diri,

Tuntunlah kami selalu ya Allah untuk kebaikan dunia dan akherat kami

Comments
31 Comments

31 komentar:

  1. Teman soleh bagaikan emas, teman salah bagaikan sampah,berhati2lah dalam berteman...

    BalasHapus
  2. Iya ya mas
    Sering kita dekat dan berteman dg penjual minyak wangi
    Maka akan kebawa wanginya juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali Mas Purnomo, sudah mahsyur..

      Hapus
  3. amin yaarobbal'alamin
    semoga kita semua selalu dalam jalanNYA

    teman yg baik itu terkadang yg bsa membuat kita menangis,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiiin..
      menangis karena rindu kali ya.. :'(

      Hapus
  4. teman yg sholeh akan mengingatkan kita pd kebaikan dan nggak akan menjerumuskan kita ke arah keburukan,jdi harus pinter2 memilih teman ya sob

    BalasHapus
  5. Lingkungan kawan-kawan memang banyak mempengaruhi kehidupan seharian kita.. jadi berhati-hatilah dengan siapa kita berkawan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama juga dengan entry Wahyu diatas tu.. sangat bagus :)

      Hapus
    2. Lama sungguh tidak membaca posting dari Wahyu... Apa kabar anda? Harapan Nurul.semoga.Wahyu sihat2 selalu. In shaa Allah

      Hapus
    3. Lama sungguh tidak membaca posting dari Wahyu... Apa kabar anda? Harapan Nurul.semoga.Wahyu sihat2 selalu. In shaa Allah

      Hapus
  6. Amin....
    semoga kita selalu bersama orang-orang perindu syurga... :)

    BalasHapus
  7. semoga kita bisa tetap saling nasehat menasehati, walaupun itu hny lewat dumay, seperti blog... *smile

    BalasHapus
  8. Amiinnn

    kalo kata Opick berkumpul sama orang soleh itu obat hati :')

    BalasHapus
  9. berteman dg siapa saja sih boleh,yg penting bsa membatasi diri dan membedakan mana yg baik dan buruk,jdinya nggak ngikut arus pertemanan aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Diingatkan aja kalau teman melakukan tindakan buruk, kalau gak mau ditinggalin aja ^^

      Hapus
  10. sangat benar mas. saya merasakan perbedaan yang sangat mencolok. Saat SMA insyaAllah saya berteman dengan siswa2 yang sholeh, tapi sekarang ngga lagi karena masa itu udah berakhir, walau begitu bukan pula saya berteman dengan orang yang salah, tapi orang yang biasa saja. Saya ketularan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau merantu memang rawan terkena arus, tapi kalau kita menjaga InsyaAllah bisa ^^

      Hapus
  11. benar sekali, kita harus hati-hati memilih teman,,,bila mau selamat di dunia dan di akhirat...keep happy blogging always...salam dari Makassar :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali Mas, semoga selamat dunia akhirat Aamiiin

      Hapus
  12. Teman orang sholeh adalah teman yg baik.

    BalasHapus
  13. selain harus pinter nyari teman yg baik,perlu diperhatikan juga soal ketulusan krn tdk semua teman itu tulus mjd sahabat kita,beberapa diantaranya berteman krn ada kepentingan tertentu

    BalasHapus
  14. Teman yg baik pastinya akan sentiasa berada disisi kita bilamna diri dalam kesusahan..

    BalasHapus
  15. sangat informatif sekali gan, semoga kedepannya tambah kreatif lagi gan. artikelnya juga rapi dan enak dibaca.
    dan juga semoga mendapatkan banyak pembaca setia dari blog agan. smangat gan, ok.:)
    oh iya gan, pnya artikel tentang Belajar Search Engine Optimization tidak.

    BalasHapus
  16. membedakan teman yang baik dan yang buruk itu mudah.
    yang susah itu membedakan teman yang baik dgn teman yg pura pura baik?

    BalasHapus
  17. artikelnya real banget,,kita harus labih waspada dalam memilih teman karena jika kita berteman dengan orang yang salah maka tidak menutup kemungkinan kita akan terjerumus ke hal yang tidak baik

    BalasHapus

Terima kasih atas komentarnya:
1. Gunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung
2. Jangan pakai link aktif/ spam
3. Iklan boleh, tapi 1 kali saja :)

>> Add FB Admin