Rabu, 17 Juli 2013

Kesepian

Kisah ini dimulai dari sini
Suatu ketika rasa ini datang dengan tiba-tiba.



Bagaimanapun tanpa kusadari sebelumnya,
bahwa dulu, dulu sekali kita pernah dekat.
namun tanpa peduli satu sama lain.



Waktupun telah berlalu,
tak sengaja ku menemukanmu.
Dan aku ingin tahu siapa kamu



Dialah yang membawaku kepadamu
dan saat pertama ku bertemu, ku tahu kalau itu kamu,



Ku mencoba mendekatimu, dan ternyata kau setuju..
Setuju untuk mengetahui siapa kamu.



Ditengah malam yang sunyi
Ku mencoba bertanya pada diriku sendiri



Pertanyaan berlanjut tanpa ada jawabnya
Aku merasa seperti jam dinding,
Diam, namun terus berputar



Sampai suatu ketika aku mulai menyadari
bahwa masing-masing individu, telah merasakan hal ini juga.
Ku kan menyimpannya dan terus kusimpan.



Seperti merpati putih nan syar'i
Kau memang indah bagi semua mata yang memandang,



Kau layak mengepakkan sayap dan terbang tinggi,
Ke langit biru, dihamparan ujung lautan,
bersama merpati gagah yang kau impikan..

 
 
Pernah ku dekat dan sangat dekat,
Namun ku tak mau memandang apalagi berucap..
Kau tak mengenalku, tak tahu siapa aku



Dari kejauhan.
Dihari terakir mungkin aku bisa memandangmu
Ingin sekali ku mengatakan
Terima kasih~



Ku nantikan disaat kau kan terbang bersama merpati lain.
Sampai akhirnya Dialah yang membunuh kembali perasaan ini
__Ukhti__

Sumber:
Tulisanku
Comments
14 Comments

14 komentar:

  1. thanks sobb udah berbagi :D

    BalasHapus
  2. prikitieeww~
    numben mas tulis puisi :P
    eheem2 XD

    BalasHapus
  3. Awwwww
    So sweet

    P.S.
    Sebenrnya nggak terlalu ngerti dgn arah dan maksud puisinya, tapi...
    Mudah2an sang ukhti bisa bersamamu akhi :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. ^^' iya penuh dengan majas..

      Aamiiiiiin aja deh..

      Hapus
  4. ku doakan dari jauh ukh,,
    aamiin

    BalasHapus
  5. Beberapa pertanyaan bersarang difikiran kala habis membaca puisi diatas.. karya Wahyu ya? sepertinya semacam ada rasa rendah diri dan tidak berupaya urmm.. kesian juga ya sang merpati putih itu pergi tanpa mengenal dan tahu siapa "AKU"..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya tu karya saya,
      iya sang "AKU" terlalu rendah diri sehingga merpati terbang dengan yg lain ^^

      Hapus
    2. Ganteng kayak aktor Korea kok.. ngak usah rendah dirilah :P
      Coba lihat, wajah sang merpati putih dengan wajah Wahyu ada iras ngakk? haha.. gurau je :D

      Apa2 pun.. Nurul doakan yang terbaik untuk Wahyu

      Hapus
    3. Hahaha.. wajah sama nih rata2 orang Asia.. ^^
      Bukan rendah diri, tapi belum masanya berpikir wanita.. :D

      Makasih Cik Nur..

      Hapus

Terima kasih atas komentarnya:
1. Gunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung
2. Jangan pakai link aktif/ spam
3. Iklan boleh, tapi 1 kali saja :)

>> Add FB Admin